Negara melalui para pembesar-pembesarnya seakan-akan menutup mata akan fenomena sosial yang terjadi dimasyarakat saat ini. Terkadang mereka hanya menyalahkan pengemis tersebut tanpa melihat kembali sistem kendali sosial yang berhubungan dan erat kaitannya dengan masalah ini.
Pengemis, Islam dan Negara
apa yang kamu pikirkan
bisnis online
Senin, 28 Januari 2013
Pengemis dimata Islam
Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa mereka (pengemis) juga tidak pernah menginginkan kondisi yang mereka alami saat ini. Dibenak mereka hanyalah bagaimana menjalani kehidupan yang sudah sangat sulit ini.
Minggu, 27 Januari 2013
Coretan Penulis
Hampir tak ada orang yang bercita-cita menjadi pengemis, Tapi kenyataan hidup tak jarang berkata lain. Sumber Daya Manusia (SDM) yang rendah dan minimnya lapangan memicu tingginya angka pengangguran dan keterpurukan. Akibatnya tak sedikit orang Indonesia yang terjungkal dalam lumpur kemiskinan.
Jeratan kemiskinan yang melilit kehidupan itulah yang memaksa orang miskin menjadi pengemis. Meski tidak sepenuhnya pendapat ini benar. Tapi, hampir bisa dimaklumi kemiskinan mendorong orang untuk merantau kekota-kota besar untuk menjadi pengemis. Alhasil, hampir ditiap-tiap jalan dan perempatan yang ada di kota-kota besar adalah tempat mangkalnya para pengemis. Dari pagi hingga malam mereka menengadahkan tangan, mengharap belas kasihan orang lain.
Anehnya, dari tahun ketahun problem ini juga tak kunjung selesai. Populasi pengemis kian membesar, terutama saat bulan Ramadhan. Untuk itu, bagaimana sebenarnya ISLAM memotret masalah ini
Langganan:
Postingan (Atom)